(fs gw dah bener.. hurayy!!^^)
trus gw nemuin tentang topic ini dari First Media, salah satu sekolah desain yang gw ketahui waktu dateng ke edufair skul kmaren..
karena menurut gw cukup bagus jadi gw mengijinkan diri gw sendiri untuk mengepost ini..^^
buat yang minat desain, harus baca neh..^^
Tiap saat, tiap waktu, sadar tidak sadar, kita bersinggungan dengan yang namanya Graphic Design. Dari bangun tidur, sampai tidur lagi, ratusan, bahkan ribuan karya graphic design bersliweran di depan mata kita. Kok bisa? Hampir semua produk 'berpakaian' karya graphic design, dari makanan, minuman, bahkan bumbu dapur pun kini turut tampil keren berkat karya graphic design. Graphic Design memberikan 'identity' yang membedakan suatu produk dengan yang lain, walaupun kalau ditelusuri lebih lanjut sih sebenarnya ya sama aja. Ambil contoh air mineral. Wong sama-sama air putih, paling bedanya mungkin yang satu dari mata air gunung A, yang satu dari mata air B. Tapi, intinya sama, air putih, yang gunanya buat memuaskan dahaga? Yang membuat mereka berbeda adalah 'citra' dari brand air mineral tersebut. 'Citra' tersebut dibentuk oleh komunikasi, yang didukung oleh graphic design sebagai penunjang visual dari brand tersebut. Jadi, kalau ada yang tanya apakah jurusan Graphic Design itu prospektif, jawabannya sangat prospektif. Bayangkan, ada ribuan, bahkan bisa jutaan produk yang membutuhkan 'identity', dan mereka sangat membutuhkan graphic design untuk membangun 'identity' mereka. Belum lagi untuk bidang lainnya seperti media, printing, packaging, dll.
Sayangnya, di Indonesia ini, banyak salah persepsi soal graphic design. Beberapa orang, yang baru bisa photoshop, freehand, dll, sudah ngaku-ngaku bisa graphic design. Apakah graphic design hanya sebatas penguasaan software saja? Kalau begitu, buat apa susah-susah kuliah desain grafis, ujung-ujungnya disamakan dengan orang yang hanya kursus photoshop 3 bulan?? Get real...Yang terpenting dari graphic design adalah creativity dan konsep, not only using photoshop. Visual jg penting, namun ini bisa dipelajari kemudian. Orang tidak perlu berbakat gambar untuk desain grafis. Visual bisa diciptakan dengan banyak tools, contohnya fotografi, komputer, dll. Kalau hanya sebatas penguasaan software, ujung-ujungnya hanya jadi 'tukang'. 'Tukang' di sini maksudnya, dalam dunia kerja, kalau klien minta apa, ya dibuat seperti keinginan klien, tanpa memikirkan aspek seni, efektifitas, dll. Padahal apa yang diinginkan klien belum tentu baik karena klien memang bukan orang design. Justru mereka menghire kita karena kita tahu graphic design, which is kita bisa membuat karya yang selain sesuai dengan keinginan klien, namun juga bisa dinikmati masyarakat dan efektif. Di sinilah pentingnya creativity dan konsep. Di kuliah graphic design, kita bisa mengasah 2 hal ini.
Graphic Design seringkali disamakan dengan advertising. Padahal dua hal itu berbeda! Memang dalam dunia advertising sangat membutuhkan graphic design, tapi bukan berarti advertising = graphic design! Dalam dunia advertising, selain graphic design, juga meliputi banyak aspek lain, media, account planning, dll. Graphic design dalam dunia advertising dibutuhkan sebagai 'ujung tombak' dalam komunikasi yang (kalau bisa) menarik minat masyarakat, terutama target market yang ingin dicapai. Makanya, (lagi-lagi) sangat dibutuhkan creativity dan konsep dalam graphic design supaya komunikasi efektif & tepat sasaran.
Jurusan graphic design juga sering dianggap sebagai jurusan ‘buangan’, kalau tidak suka pelajaran hafalan dan hitungan, lebih baik masuk graphic design. Lalu kuliah graphic design dianggap santai karena tidak perlu banyak mikir. Memang di jurusan graphic design tidak ada hafalan dan hitungan, tetapi itu bukan berarti kuliah grapic design itu santai dan tidak perlu mikir. Justru di graphic design kamu dituntut untuk menciptakan sesuatu yang baru, orisinal, dan unik. Untuk mengasah kemampuan design, perlu banyak latihan dan praktek. Makanya di kuliah graphic design akan menghadapi banyak tugas, sampai sering begadang untuk mengerjakan tugas. Kalau masuk graphic design hanya sekadar menghindari hafalan dan hitungan bisa menyerah di tengah jalan.
Bagaimana persepsi kamu soal graphic design? Siap masuk ke dunia ini? Just love it!

0 comments:
Post a Comment